new wave marketing

Emosi Negatif yang Berpotensi Meningkatkan Penjualan

0

Xiaomi adalah fenomena baru di pasar ponsel pintar dunia. Tahun ini, Boston Consulting Group memasukkan Xiaomi dalam deretan 50 perusahaan paling inovatif. Xiaomi adalah produsen ponsel pintar yang berbasis di Tiongkok. Menurut data penjualan ponsel pintar yang dirilis oleh Business Insider, saat ini Xiaomi telah menjadi pemimpin pasar di Tiongkok, mengalahkan Samsung, Lenovo dan Apple. Salah satu artikel dari Harvard Business Review pada bulan Oktober 2014, menyebut Xiaomi, bukan Apple, yang kini sedang mengubah industri ponsel pintar. Xiaomi berhasil menawarkan ponsel pintar dengan kualitas tinggi tetapi pada harga yang lebih terjangkau. Kualitas Xiaomi dianggap mampu bersaing dengan produsen terdepan di industri, termasuk Apple yang dianggap masih yang terbaik dari sisi kualitas. Tetapi berbeda dengan Apple yang menyasar segmen menengah ke atas, bahkan premium, Xiaomi justru menyasar segmen menengah ke bawah yang biasanya lebih dekat dengan ponsel pintar dalam kategori low-end. Prestasi Xiaomi dalam mengubah industri tersebut cukup fenomenal, mengingat Xiaomi baru berusia empat tahun di dalam industri ponsel pintar. Pengaruh Xiaomi di pasar ponsel pintar Indonesia juga semakin terasa.

Bulan September 2014, diwarnai oleh banjirnya pemesanan ponsel pintar Xiaomi Redmi 1S melalui event pre-order secara online di Lazada Indonesia. Lima hari setelah pre-order dirilis pada tanggal 27 Agustus 2014, jumlah pemesanan telah melampaui 50.000, seperti diberitakan tribunnews.com pada More >

Perang Antara Para Pengantar Pesan

5

Akhir-akhir ini mulai tampak peningkatan intensitas komunikasi pemasaran melalui layar televisi di Indonesia yang dilakukan oleh beberapa layanan messaging. Kakao Talk menggunakan artis, penyanyi, penulis lagu Sherina, berduet dengan artis Korea Big Bang sebagai endorser. Pemilihan kedua artis tersebut tentu bukan tanpa alasan. Sherina adalah artis muda yang mempunyai 6 juta follower di Twitter dan Big Bang artis asal Korea, seperti asal perusahaan yang menghasilkan Kakao Talk. Seperti kita ketahui musik pop Korea sedang naik daun di level global, termasuk di Indonesia. Aplikasi messaging lainnya, Line, juga tidak mau kalah dengan mengusung Agnes Monica dan Nidji sebagai endorser. Iklan Line di televisi juga mempunyai intensitas yang cukup tinggi. Agnes Monica mempunyai 7,7 juta follower di Twitter yang merupakan akun Twitter Indonesia yang mempunyai follower paling banyak.

Komunikasi pemasaran di media digital juga tidak kalah seru dibandingkan dengan yang tampak di media above the line tersebut. Kakao Talk bekerja sama dengan salah satu operator telekomunikasi terbesar di Indonesia untuk terus muncul di browser pelanggannya saat mulai browsing, sebelum mencapai halaman situs tujuannya.Beberapa kali Sherina dan Agnes Monica juga mengirim tweet yang memuat promosi Kakao Talk dan Line. Line juga menyiapkan edisi sticker khusus tentang Agnes Monica. Sticker adalah istilah untuk gambar atau emoticon pada saat ngobrol di aplikasi Line, untuk mengungkapkan berbagai macam perasaan More >

Social Media Indonesia Infographic 2012

3

Social Media Indonesia Infographic 2012

Indonesia dikenal dengan pertumbuhan pengguna social media, terutama Facebook dan Twitter. Oleh karena itu di blog studi kasus pemasaran ini, saya mencoba menampilkan infographic mengenai pengguna social media di Indonesia. Informasi tersebut saya summary kan dari socialbakers.com dan semiocast.com. Silakan klik untuk melihat infographic tersebut.

Mari Berbagi sambil Belajar Marketing Bersama

4

Untuk merayakan proses belajar kita dalam memahami pemasaran, hari ini diluncurkan versi ebook dari studi kasus pemasaran Indonesia dan Internasional yang kita diskusikan dalam blog http://kopicoklat.com ini.

eBook 43 Studi Kasus Pemasaran Indonesia dan Internasional

E-book ini disusun dari posting dari penulis pada blog di http://kopicoklat.com pada kurun waktu Juni 2009 sampai dengan Juli 2011. Jadi e-book ini dibuat dalam rangka merayakan ulang tahun kedua http://kopicoklat.com bersama teman-teman dan para sahabat. Blog ini merupakan ajang bagi penuangan ide dan pemikiran yang fokus pada studi kasus pemasaran, baik di Indonesia maupun internasional. Pada awalnya, blog tersebut ditujukan untuk bersama-sama belajar tentang pemasaran.

Oleh karena itu untuk menjangkau teman-teman yang ingin belajar pemasaran dengan lebih luas, e-book ini bisa diunduh kapan pun dan oleh siapa pun. Lalu, berapa harga yang harus dibayarkan untuk mendapatkan atau mengunduh e-book ini? Sesuai semangat belajar yang menjadi fondasi blog http://kopicoklat.com, maka Anda bebas menentukan sendiri harga e-book ini. Dan berita gembiranya, kisaran harganya dimulai dari NOL rupiah, atau gratis

Untuk melakukan pembayaran setelah mengunduh e-book ini, silakan melakukan transfer ke rekening:

Bank Mandiri KCP Jkt Grha Citra Caraka Nomor Rekening: 070-00-0653258-9 a.n. Arif Swasono

Tentu saja, transfer pembayaran perlu dilakukan hanya apabila Anda menentukan harga e-book ini lebih dari NOL rupiah. Karena More >

Piranti Elektronik Makin Pintar. Apakah Konsumen Juga Makin Pintar?

0

Coba sebut berbagai piranti elektronik, maka kita sekarang akan mendapatkan versi pintarnya. Yang paling populer adalah telepon seluler. Versi pintar dari telepon seluler – yang dikenal dengan smartphone – tumbuh dengan pesat. Kategori ini sekarang dikuasai oleh Apple iPhone, ponsel pintar dengan sistem operasi Android dan Blackberry dari RIM. Paul Otellini, CEO Intel, pada keynote di Consumer Electronics Show 2012 di Las Vegas, berkata bahwa kemampuan komputasi dari ponsel pintar sekarang sudah lebih tinggi dibandingkan dengan komputer yang digunakan NASA untuk membantu mendaratkan manusia di bulan pada akhir tahun 1960-an.

Televisi, piranti elektronik ini pun diklaim semakin pintar dengan terkoneksi ke jaringan internet. Bahkan beberapa pabrikan menanamkan sistem operasi Android dari Google, sehingga menambah kepintaran televisi. Fungsi televisi semakin berkembang, bukan hanya sekedar menampilkan tayangan broadcast dari stasiun televisi. Kini televisi pintar bisa digunakan untuk akses ke social media, browsing dan menjalankan berbagai aplikasi lainnya yang dengan mudah diunduh dan digunakan.

AC (Air Conditioning) didesain semakin pintar, terutama ditujukan dalam rangka menghemat energi. Mulai dari kemampuan mengatur suhu ruangan sehingga AC tak terus-menerus bekerja, sampai dengan mendeteksi keberadaan manusia di dalam ruangan. AC akan bekerja optimal hanya jika terdeteksi manusia di ruangan. Bila ruangan kosong, AC didesain akan mengurangi aktivitasnya.

Mesin cuci dan More >

Cerita Kesaktian Brand Apple

2

Studi kasus pemasaran kali ini masih seputar penyelenggaraan salah satu trade show di bidang elektronik konsumer terbesar, yaitu Consumer Electronics Show (CES) 2012 di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Tulisan sebelumnya bercerita tentang “Cara Sony Mengoptimalkan Kehadirannya di CES 2012”.  Kali ini kita akan mencoba memahami bagaimana Apple bisa merebut perhatian dalam gelaran sebesar CES tanpa kehadiran formal dalam acara tersebut. Salah satu di antara banyak cerita lain tentang kekuatan brand Apple.

Pameran elektronik konsumer ini diikuti oleh lebih dari 2.700 perusahaan dari industri yang beragam. Tidak heran penyelenggara mengklaimnya sebagai pameran teknologi elektronik konsumer terbesar di dunia. Walaupun banyak pameran lain yang menjadi pesaing dalam memberi pengaruhnya dalam industri terkait, antara lain Electronic Entertainment Expo di Los Angeles, Amerika Serikat, Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol atau CeBIT di Hannover, Jerman. Tetapi ada 1 pemain besar dunia yang tidak hadir, yaitu Apple.

Tetapi kalau kita lihat hasil studi dari Webtrends pada gelaran CES tahun sebelumnya, Apple masuk menjadi 6 besar dalam brand yang paling banyak dibicarakan di media online – atau dikenal dengan istilah buzz – terkait gelaran CES. Padahal seperti tahun-tahun sebelumnya, Apple tidak hadir dalam acara tersebut. Berurutan, enam besar tersebut adalah Samsung, Google, Microsoft, Motorola, Sony dan Apple. Semuanya hadir secara resmi, kecuali Apple.

Hebatnya lagi, More >

Cara Sony Mengoptimalkan Kehadirannya di CES 2012

0

Di dalam industri ICT (Information & Communications Technology), ajang pameran atau trade show tahunan Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas adalah salah satu pameran penting. CES tahun ini, mulai pada hari ini, tanggal 10 Januari 2012 sampai dengan 13 Januari 2012. Dalam pergelaran ini, biasanya ditunggu terobosan produk baru dari para pemain besar di industri ICT.

Pada tahun sebelumnya, CES 2011, beberapa tampilan yang menarik perhatian dunia adalah PC Tablet (Motorolla Xoom, Blackberry Playbook), Connected TV (Samsung Smart TV), Teknologi 3D pada TV dan Camcorder, Ponsel pintar (Motorolla Atrix 4G), Microsoft Kinect, Ultrabook (Samsung 9 Series), dan masih banyak lagi. Menurut Webtrends, pada CES 2011 brand yang paling sering dibicarakan di dunia maya adalah Samsung, disusul oleh Google, Microsoft dan Motorolla. Sony tidak masuk dalam 5 besar. Apple mampu mencuri perhatian melalui iPhone yang menjadi produk pada kategori ponsel pintar yang paling banyak dibicarakan.

Tidak terkecuali di CES 2012 ini, banyak pihak menunggu peluncuran produk baru yang akan menjadi bintang dalam pameran ini. Beberapa di antaranya adalah dari kategori Ultrabook yang kini menjadi tren, menyusul suksesnya Macbook Air, Sistem Operasi Microsoft Windows 8 atau Sistem Operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Dari pembicaraan di social media, beberapa pihak penasaran apakah Sony akan meluncurkan PS4.

Tetapi dari konferensi pers di hari pertama CES 2012, Sony belum tampak menampilkan PS4, tetapi More >

Coba Temukan Kata Ajaib di Prediksi Marketing 2012

0

Pada bulan Desember tahun 2011 yang baru saja berlalu, ternyata tetap berjalan sesuai tradisi akhir tahun selama ini. Bila kita mengikuti berbagai berita dan ulasan di berbagai media, baik media konvensional seperti televisi, surat kabar, tabloid atau majalah, maupun new media, nuansanya tetap sama. Kita akan banyak menemukan ulasan peristiwa selama 2011 dan prediksi apa yang akan terjadi di tahun 2012. Demikian juga dalam dunia pemasaran. Kita akan banyak menemukan ulasan mengenai apa yang menjadi tren pemasaran di tahun 2012.

Dalam prediksi marketing 2012, kita akan menemukannya dalam berbagai sudut pandang, dari berbagai pakar pemasaran dan bisnis dan bersumber dari berbagai macam riset. Tetapi ada satu kata ajaib yang hampir selalu muncul di berbagai prediksi marketing tersebut. Can you guess it? Yes! It is SOCIAL.

Tidak percaya? Coba cara yang satu ini. Masukkan kata kunci “marketing prediction 2012” ke dalam mesin pencari, Google misalnya. Maka pada halaman pertama kita akan mendapatkan banyak kata “social” di dalamnya. Kalaupun tidak bisa menemukan kata social di hasil pencarian tersebut di halaman Google, coba klik link hasil pencarian tersebut. Maka kita akan menemukan lebih banyak lagi kata social di dalam isi ulasan tersebut.

Bagaimana dengan di Indonesia? Maaf, terus terang, ini pertanyaan yang sedikit basi . Indonesia telah sering menjadi perhatian dunia karena pertumbuhan pengguna dan penggunaan social medianya. Saat ini jumlah akun Facebook dari Indonesia More >

Marketing Indonesia With The Power of the Crowd

1

Pada tanggal 15 Agustus 2011, pemerintah Republik Indonesia secara resmi menarik diri dari keikutsertaan Taman Nasional Komodo (TNK) sebagai finalis New Seven Wonders of Nature. Sebab utamanya adalah indikasi ketidakprofesionalan pengelolanya, yaitu New Seven Wonders of Nature Foundation. Laporan lengkapnya ada di “Komodo Menjadi Sarana Pemersatu Bangsa”.

Tetapi Pemerintah Republik Indonesia bekerjasama dengan Marketeers berinisiatif untuk tetap mempromosikan Taman Nasional Komodo dengan tema The Real Wonder of the World. Beberapa aktivitasnya antara lain Concert for Komodo pada tanggal 30 Juli 2011, Komodo Apps Challenge, Counting Down Live Streaming Komodo Dragons Hatching dari Prague Zoo, Komodo Night di Opera Point Marquee, Sydney Opera House, 9 September 2011 dan di Crystal Garden Navy Pier Chicago, 22 September 2011. Yang menarik dari inisiatif promosi TNK tersebut adalah pemberdayaan netizen Indonesia untuk turut mendukung. Salah satu buktinya, pada gelar acara Concert for Komodo,  #komodorealwonder berhasil menjadi trending topic di Twitter. Cara pemasaran horizontal ini sebagai salah satu antisipasi terhadap keterbatasan alokasi anggaran promosi pariwisata Indonesia. Sebagai  perbandingan, menurut Menbudpar Jero Wacik yang saya kutip dari tabloiddiplomasi.org, dana promosi melalui media massa untuk Visit Indonesia Year pada tahun 2008 yang lalu adalah sebesar 3 juta dollar. Sedangkan pemerintah Malaysia mengalokasikan dana promosi sebesar 25 juta dollar untuk More >

3 Alasan untuk Tidak Menggunakan Social Media dalam Bisnis

7

Indonesia ternyata kini semakin menjadi perhatian dunia. Salah satunya karena statistik terkait keterlibatannya dalam dunia social media. Coba kita perhatikan data berikut ini. Jumlah akun facebook dari Indonesia sebanyak 38,5 juta atau terbanyak kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Menurut salingsilang.com, Indonesia berkontribusi terhadap 15% dari total tweet di Twitter. Bukan hal aneh apabila kemudian ComScore menyebutnya sebagai “the most Twitter addicted nation”. CNN Tech merilis artikel “Indonesia: Twitter Nation”.

Maka pelaku bisnis pun mulai sadar beramai-ramai  masuk dalam percakapan di berbagai social media. Berbagai opini dari banyak pakar pun akan banyak kita temukan yang mengungkapkan pentingnya social media dalam pertumbuhan bisnis di era pasar yang horisontal sekarang ini. Antara lain untuk membangun kedekatan dengan pelanggan dan pasar. Di media tersebut kita juga bisa menemukan banyak masukan atau umpan balik bagi perusahaan. Co-creation juga akan mampu didukung penuh melalui interaksi dengan pelanggan melalui social media. Dan masih banyak lagi. Seiring trend tersebut, pertanyaan kontradiktif mencuat, perlukah bisnis kami melakukan engagement di social media? Banyak artikel dan pendapat yang sudah mengulas pentingnya bisnis melakukan engagement di social media, tetapi studi kasus pemasaran kali ini akan mengulas sebaliknya. Berikut ini beberapa alasan bagi bisnis Anda untuk melupakan social media.

Pertama, apabila mindset Anda masih memandang social More >

Indah Dewi Pertiwi Against The Chaos

0

Badai kekacauan menghantam industri musik Indonesia. Hmm… mungkin kalimat tersebut terlalu berlebihan dalam menggambarkan kondisi industri musik Indonesia saat ini. Tapi coba kita ikuti beberapa fakta berikut ini. Menurut pengamat musik Bens Leo, pada tahun 2009 hanya terdapat 15 juta penjualan CD musik Indonesia dengan stiker pajak lunas, kata lain dari CD legal. Kondisi ini menurun drastis dari kondisi pada tahun kejayaan industri musik Indonesia pada periode tahun 2000 – 2005. Bayangkan pada tahun 2004, untuk 1 album saja, misalnya “Bintang di Surga” dari Peter Pan, bisa terjual 3 juta keping CD.

Hal ini berarti pembajakan musik sudah merajalela di Indonesia.  Menurut PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia) penjualan lagu bajakan tahun 2008 sekitar 550 juta unit (kaset dan CD). Kerugian negara yang ditimbulkan bisa mencapai  Rp1,2 triliun dari potensi pajak yang hilang. Kerugian artis dan produser lebih besar, sekitar Rp2,7 triliun. Kondisi ini semakin memburuk dengan semakin mudahnya melakukan penggandaan rekaman musik melalui media digital, dan belum optimalnya penegakan hukum terhadap kasus pembajakan musik. Buktinya dalam empat tahun terakhir rekor penjualan album musik dicapai oleh Cinta Laura “hanya” mencapai 1 juta kopi pada awal 2010.

Tantangan bagi para pelaku industri musik belum berhenti sampai di situ, terutama untuk para artis dan produser. Fenomena pasar yang disebut dengan long tail juga harus menjadi perhatian. More >

Haruskah Crowd Sourcing Menjadi Solusi Transformasi (Logo) Starbucks?

0

Ini adalah posting studi kasus pemasaran dari kopicoklat.com yang memenangkan lomba artikel majalah Marketeers mengenai perubahan logo Starbucks. Artikel ini juga dimuat pada blog dan majalah Marketeers yang terbit bulan Februari 2011. Selamat menikmati

Rabu, 5 Januari 2011 menjadi tanggal penting bagi Starbucks. Starbucks, yang hadir melalui sekitar 15.000 outlet di 42 negara, memperkenalkan logo baru. Perubahan logo adalah hal biasa dalam perjalanan sebuah bisnis, termasuk Starbucks. Tampak biasa, karena perubahan logo yang terjadi seperti sebuah evolusi. Dari tiga perubahan logonya, semuanya merupakan zoom-in dari tokoh Siren, sebangsa putri duyung dalam mitologi Yunani.

Tetapi tunggu sebentar, kali ini bisa menjadi sesuatu yang luar biasa. Pertama, perubahan logo ini sejalan dengan transformasi bisnis Starbucks, yang akan menggali peluang lain dalam bisnis makanan dan gaya hidup. Starbucks menyesuaikan diri dengan lingkungan bisnisnya setelah ekspansi bisnis ke berbagai negara. Kedua, dari berbagai situs dan media di internet, mayoritas respon masyarakat bernada negatif. Ketiga, walaupun perubahan logo ini seperti evolusi, tetapi bisa dianggap sebuah revolusi. Anggapan ini dikuatkan oleh respon yang mayoritas negatif, yang biasanya menyertai sebuah perubahan besar.

Tokoh Siren keluar dari “kungkungan” lingkaran luar yang selama ini menaunginya. Tidak ada lagi lingkaran, tidak lagi tertulis nama Starbucks di dalam lingkaran dan tidak ada lagi kata “Coffee” di dalam More >

Go to Top