tactical

Mari Berbagi sambil Belajar Marketing Bersama

4

Untuk merayakan proses belajar kita dalam memahami pemasaran, hari ini diluncurkan versi ebook dari studi kasus pemasaran Indonesia dan Internasional yang kita diskusikan dalam blog http://kopicoklat.com ini.

eBook 43 Studi Kasus Pemasaran Indonesia dan Internasional

E-book ini disusun dari posting dari penulis pada blog di http://kopicoklat.com pada kurun waktu Juni 2009 sampai dengan Juli 2011. Jadi e-book ini dibuat dalam rangka merayakan ulang tahun kedua http://kopicoklat.com bersama teman-teman dan para sahabat. Blog ini merupakan ajang bagi penuangan ide dan pemikiran yang fokus pada studi kasus pemasaran, baik di Indonesia maupun internasional. Pada awalnya, blog tersebut ditujukan untuk bersama-sama belajar tentang pemasaran.

Oleh karena itu untuk menjangkau teman-teman yang ingin belajar pemasaran dengan lebih luas, e-book ini bisa diunduh kapan pun dan oleh siapa pun. Lalu, berapa harga yang harus dibayarkan untuk mendapatkan atau mengunduh e-book ini? Sesuai semangat belajar yang menjadi fondasi blog http://kopicoklat.com, maka Anda bebas menentukan sendiri harga e-book ini. Dan berita gembiranya, kisaran harganya dimulai dari NOL rupiah, atau gratis

Untuk melakukan pembayaran setelah mengunduh e-book ini, silakan melakukan transfer ke rekening:

Bank Mandiri KCP Jkt Grha Citra Caraka Nomor Rekening: 070-00-0653258-9 a.n. Arif Swasono

Tentu saja, transfer pembayaran perlu dilakukan hanya apabila Anda menentukan harga e-book ini lebih dari NOL rupiah. Karena More >

Meningkatkan Penjualan dengan Berbagi

0

Salah satu fenomena di dalam ekonomi Indonesia saat ini adalah lonjakan jumlah kelas menengah. Jumlah kelas menengah tumbuh seiring dengan peningkatan pendapatan perkapita yang diindikasikan dengan peningkatan GDP (Gross Domestic Product) perkapita Indonesia yang melampaui angka $ 3.000 pada tahun 2011 yang lalu. Dengan meningkatnya kekuatan ekonomi dari kelas menengah akan diikuti dengan fokus pemenuhan kebutuhan hidup yang bergeser. Kebutuhan dasar yang relatif sudah terpenuhi, akan menggeser fokus kelas menengah untuk memenuhi kebutuhan pada level berikutnya, seperti pada hirarki kebutuhan menurut Abraham Maslow. Kebutuhan hidup pada level berikutnya lebih erat dengan aktualisasi diri dan kesadaran manusia sebagai bagian diri dari lingkungan.

Kesadaran akan lingkungan tersebut membuka peluang baru bagi para pelaku bisnis. Peluang ini juga sejalan dengan salah satu tanggung jawab pelaku usaha, yaitu corporate social responsibility. Beberapa perusahaan berusaha menggabungkan tanggung jawab sosial tersebut dalam proses penjualan. Mereka mencoba memanfaatkan kesadaran sosial dari target marketnya untuk bersama melakukan kegiatan berorientasi sosial, tetapi sekaligus mendukung proses penjualan. Cara ini sering disebut juga dengan cause related marketing, yaitu program pemasaran yang diarahkan untuk memecahkan masalah di masyarakat.

Salah satu bentuknya adalah dengan kampanye kesadaran sosial dengan cara menyumbangkan sejumlah uang untuk setiap produk yang dibeli. Salah satu More >

7 Fakta Unik di Era Broadband

0

Indonesia menjadi salah satu tempat pertumbuhan layanan broadband tertinggi di dunia. Menurut reportase Radio Australia, pertumbuhan pengguna broadband di Indonesia pada tahun lalu mencapai 142%, walaupun dari tingkat penetrasi terhadap populasi masih rendah. Sedangkan pengguna internet di Indonesia diprediksi mencapai 30.000.000 orang, menurut internetworldstats.com. Hal ini, mau tidak mau akan berpengaruh terhadap perilaku atau gaya hidup kita. Nah… berikut beberapa cerita unik dan ringan mengenai perubahan gaya hidup kita sehari-hari yang dipengaruhi internet dan broadband, berdasarkan pengamatan, pengalaman dan sharing bersama teman-teman, baik secara offline maupun online. Fakta unik dan ringan dalam studi kasus marketing ini hanyalah indikasi dari banyak perubahan karakter di era broadband economy. Semoga memberikan penyegaran dan wawasan bagi kita untuk belajar marketing dan menangkap peluang dari perubahan perilaku pasar.

Fakta Satu. Tampaknya kita harus mulai mengantisipasi fenomena yang satu ini, yaitu tingkat okupansi toilet yang bertambah. Akses internet dan broadband yang semakin lancar, ditambah berbagai macam aplikasi yang tersedia melalui smartphone ternyata membuat banyak orang tertarik untuk mengisi waktu di toilet menggunakan smartphone. Kalau dahulu, beberapa orang membawa koran atau merokok saat melakukan “kegiatan wajib” di toilet, maka beberapa orang kini tidak lupa membawa smartphone ke toilet. Entah itu untuk sekedar main game, browsing, chatting, More >

Apa kabar Amazon vs Google?

1

Ramainya kompetisi di kategori tabletPC dan smartphone, selalu membawa kita mengarah ke tiga pemain besar: Apple, RIM dan Google. Kenapa? Karena ketiganya memang mempunyai pengaruh besar dalam industri tersebut. Ketiganya juga sukses membangun model bisnis yang memanfaatkan ekosistem perangkat keras, perangkat lunak dan berbagai konten internet. Apple menjadi pelopor dengan iTunes ecosystem yang terus berkembang dalam Apple App Store. RIM mengembangkan Blackberry App World, dan kemudian Google mempunyai Android Market yang bisa diakses oleh para pengguna perangkat berbasis sistem operasi Android.

Bagaimana jalannya kompetisi antara tiga pemain besar tersebut sekarang? Trend menunjukkan Android tumbuh paling cepat, dan sudah melampaui market share Blackberry di Amerika Serikat. Dari sisi penjualan, Android dikabarkan telah mendominasi. Menurut AC Nielsen, sebesar 40% pembeli smartphone di Amerika Serikat memilih Android.

Di tingkat global, penjualan smartphone berbasis Android sudah melampaui Apple dan Blackberry, wlaupun masih di bawah Symbian-nya Nokia. Menurut Gartner, pada triwulan III tahun 2010, penjualan smartphone Android sudah mengambil porsi 25,5%. Padahal pada periode yang sama tahun sebelumnya hanya 3,5%. Nokia memang masih memimpin dengan 36,6%, tetapi turun drastis dari tahun sebelumnya, 44,6%. Demikian juga dengan Blackberry, turun dari 20,7% menjadi 14,8%. Sedangkan Apple dengan sistem operasi iOS berhasil sedikit menahan serbuan Android, turun sedikit, More >

Revolusi Layar Kaca

0

Dalam era pemasaran vertikal, media broadcast menjadi salah satu primadona. Slot iklan di televisi atau radio pada jam-jam yang disebut dengan “prime time” mempunyai nilai jual yang sangat tinggi. Efektivitas yang diharapkan dari promosi yang dipasang pada saat prime time pun begitu tinggi. Program televisi unggulan dengan rating tinggi pun sangat erat hubungannya dengan alokasi waktu saat prime time. Teknologi pada media yang berkarakter komunikasi satu arah menjadi salah satu faktor penentu kuatnya pengaruh prime time. Layar kaca pada ribuan dan bahkan jutaan pemirsa televisi menampilkan sajian yang sama, menyebabkan promosi yang ditampilkan pada prime time bisa menjangkau ribuan bahkan jutaan pemirsa, baik yang merupakan target pasar maupun yang bukan target pasar dari produk terkait.

Tetapi dengan perkembangan teknologi sekarang, ada satu hal yang berubah. Kini sajian program televisi yang hadir di masing-masing layar kaca pemirsa bisa berbeda-beda walaupun pada stasiun televisi dan waktu yang sama. Teknologi IP-TV salah satunya, mempunyai fitur TV on Demand, memungkinkan pelanggannya untuk memilih menonton acara yang disukainya pada waktu yang ditentukan sendiri. Teknologi siaran televisi digital yang saat ini sedang trial di Jakarta, juga mempunyai fasilitas merekam siaran yang dipilih dengan cara sangat mudah. Kondisi ini menyebabkan prime time semakin lurang efektif. Lunturnya kesaktian prime time pada media broadcast ini juga diakui oleh Presiden CNN Jon Klein pada More >

Sensasi Komunikasi Pemasaran Pringsewu Restaurant

2

Bagi yang sering traveling melalui jalan darat di jalur pantura atau jalur selatan Jawa, pasti akan banyak menemukan banyak pilihan tempat makan. Bagi orang yang sedang traveling, tempat makan bukan hanya diperlukan untuk tempat makan pagi, siang atau malam, tetapi juga merupakan momen untuk istirahat, ke kamar mandi / kamar kecil, sholat bagi yang muslim, cek kondisi kendaraan atau bahkan sekaligus tempat rekreasi untuk melepas kebosanan selama perjalanan. Beberapa kebutuhan sekaligus dari konsumen tersebut memerlukan komunikasi yang baik dari restoran atau tempat makan kepada target marketnya, yaitu terutama para traveler.

Pilihan cara mengkomunikasikan positioning dan diferensiasi kepada traveler tersebut cukup menantang antara lain karena persaingan yang cukup ketat dan beragamnya karakter dan kondisi traveler. Diperlukan cara komunikasi yang mampu membangun kepercayaan konsumen dan menciptakan keberadaan dan kredibilitas di benak konsumen di sepanjang jalur perjalanan. Bagi pengguna kendaraan pribadi, sebagian belum merencanakan tempat untuk berhenti, beristirahat dan makan dalam menempuh perjalanan. Sebagian lagi cenderung memilih tempat makan berdasarkan kebiasaan, pada tempat yang sudah dikenal, karena konsumen pasti tidak akan hafal atau mengenal dengan baik tempat-tempat makan di sepanjang jalur perjalanan. Hal ini menyebabkan sebagian traveler lebih memilih tempat yang sudah dikenal dan menurutnya relatif kredibel sesuai kebutuhan / keinginannya daripada mencoba More >

Miyabi Marketing

6

Bila kita cermati beberapa studi kasus marketing, sejak lama kontroversi telah banyak diperbincangkan sebagai salah satu cara dalam mencuri perhatian pasar. Banyak sekali contoh marketing ideas yang kontroversial atau mendekati kontroversial digunakan para pemasar dalam menarik perhatian dan membangkitkan words of mouth, menjadikan topik ini cukup menarik bagi kita yang belajar marketing. Words of mouth atau buzz adalah mesin dari new wave marketing yang bersifat horizontal marketing. New wave marketing adalah konsep marketing yang dipopulerkan oleh Guru marketing: Hermawan Kartajaya.

Pada bulan Februari tahun ini, Southwest Airlines (SWA) pernah memancing kontroversi saat menghias badan pesawat Boeing 737 nya dengan foto besar model majalah “Sports Illustrated” yang cukup ternama asal Brasil, Bar Rafaeli, yang mengenakan bikini. Tentu saja kontroversi langsung mencuat, perdebatan di berbagai media bermunculan, baik respon negatif, netral maupun respon positif. Menurut pengakuan public relation dari SWA, seperempat respon yang masuk adalah respon negatif. Langkah maskapai ini terbilang cukup unik, karena 19 bulan sebelumnya kontroversi bertema bikini juga menghiasi publikasi SWA. Waktu itu seorang Flight Attendant SWA sempat menolak seorang penumpang wanita yang mengenakan mini skirt, karena dianggap terlalu mini sehingga kurang pantas masuk dalam pesawat dari maskapai yang memposisikan diri sebagai “family airline”.

Di dunia entertainment, episode sebuah serial dengan More >

Augmented Reality? Definisi Baru bagi Realitas!

4

Waktu saya kecil, salah satu game yang pertama kali saya kenal adalah Donkey Kong. Pada masa itu – di saat computer belum terlalu memasyarakat – bermain game yang sangat sederhana tersebut melalui game console yang sering disebut game watch sungguh sudah terasa luar biasa. Tampilan grafis di console tersebut sudah terasa begitu menghibur. Sejak masa itu, teknologi computer graphics terus berkembang. Salah satu yang fenomenal adalah Augmented Reality.

Dalam posting belajar marketing kali ini, kita akan mencoba melihat aplikasi teknologi ini dalam mengembangkan atau menyampaikan marketing ideas. Tetapi sebelumnya akan kita lihat apa yang dimaksud dengan augmented reality. Teknologi ini menggabungkan tampilan grafis tiga dimensi yang direkayasa menggunakan computer dengan tampilan lingkungan nyata. Dengan semakin canggihnya tampilan grafis tiga dimensi, maka teknologi ini akan semakin mengaburkan batas antara tampilan yang maya dan yang nyata. Lebih dahsyat lagi, augmented reality bisa menambahkan elemen-elemen yang bisa diaplikasikan untuk semua panca indera kita. Augmented reality bisa menambahkan grafis, suara, haptic, dan bahkan bau ke dalam rekayasa computer. Haptic merupakan elemen yang diaplikasi melalui indera sentuhan. Bayangkan, dengan teknologi ini, cukup menggunakan alat seperti kaca mata dan beberapa interface atau antar muka ke beberapa indera kita seperti headset dan interface ke indera sentuhan dan penciuman, maka kita bisa memasuki alam maya. Salah satu contoh More >

Persaingan Posko Layanan di Jalur Mudik.

0

Seperti tahun-tahun sebelumnya, maka Lebaran tahun ini diwarnai dengan persaingan bisnis di jalur mudik. Persaingan ini cukup menarik bagi kita untuk belajar marketing dan sharing marketing ideas. Berbagai posko layanan mudik bertebaran di sepanjang jalur mudik di seluruh Indonesia. Persaingan tampak lebih seru dengan pertempuran media promosi below the line, mulai dari spanduk, umbul-umbul, banner sampai digital signage.

Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) mobil berlomba menyediakan jasa layanan purna jualnya. Sebagian di antaranya beroperasi 24 jam penuh. Nissan Motor Indonesia menyediakan 5 lokasi Nissan Rest Point (NRP) yang beroperasi 24 jam. NRP melengkapi 27 bengkel siaga yang beroperasi pada jam kerja biasa. Isuzu menyiapkan 8 lokasi posko siaga 24 jam, melengkapi 23 lokasi bengkel siaga. Dealer terbesar mobil Toyota, Auto2000 menyebar 11 lokasi posko siaga dan 4 bengkel siaga yang beroperasi 24 jam. PT Indomobil, ATPM dari mobol Suzuki menyiapkan 25 posko siaga di lima wilayah di Indonesia. Tiap posko biasanya juga dilengkapi berbagai layanan gratis, seperti kursi pijat, TV kabel, takjil gratis, dan lain-lain. Beberapa ATPM juga menyediakan mobile services yang siap melayani pemudik.

ATPM motor juga tak kalah seru bersaing, apalagi jumlah pemudik yang menggunakan motor terus meningkat dari tahun ke tahun. Yamaha menyediakan 3 pos jaga dan 8 bengkel jaga. TVS menggelar 4 posko di Jawa. Suzuki mendirikan 37 posko siaga di berbagai wilayah di Indonesia. Yang More >

Blackberry Baru, 500 ribu-an. Tertarik?

9

Posting di blog belajar marketing dan sharing marketing ideas kali ini mengenai salah satu trend di pasar gadget telekomunikasi sekarang adalah Blackberry. Demam Blackberry juga terjadi di Indonesia. Karena harganya masih relatif cukup tinggi, maka pada beberapa segmen pelanggan mencari alternatif untuk memperoleh “Blackberry” dengan membeli gadget serupa dari produsen selain RIM (Research In Motion). Produsen yang merilis gadget serupa kini cukup banyak, baik produsen lokal maupun beberapa produsen dari Cina, Korea dan Eropa. Gadget serupa dari produsen lokal atau dari Cina dicari karena memberikan harga yang jauh lebih ekonomis. Beberapa jenis gadget serupa yang dirilis bundling dengan layanan dari beberapa operator telekomunikasi tersedia dengan harga di kisaran 1 juta-an, jauh dari harga Blackberry RIM yang ada di kisaran 4 juta-an atau lebih, tergantung tipe. Walaupun ada beberapa Blackberry ilegal yang dijual di bawah harga 4 juta, terutama Blackberry Curve.

Tetapi perang antara RIM dan Apple dalam memasarkan Blackberry dan iPhone memberikan alternatif pembeli untuk memperoleh Blackberry RIM dengan harga jauh lebih ekonomis, bahkan setara dengan gadget serupa produksi lokal atau Cina. Seperti di Indonesia saat ini, di pasar global Blackberry mulai mendapatkan tantangan dari Apple iPhone di pasar smartphone. Baru-baru ini di Amerika Serikat, Apple iPhone 3G dirilis dengan harga US$ 99 setelah disubsidi. RIM beraliansi dengan Verizon, salah satu operator telekomunikasi More >

Film “Merah Putih”: Nasionalisme dalam Industri Film Indonesia

2

“Merah Putih”, sebuah film yang merupakan awal dari Trilogi Merdeka akan segera dirilis pertengahan bulan Agustus 2009 dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-64. Film ini disutradari oleh Yadi Sugandhi dengan produser Jeremy Steward. Trilogi Merdeka merupakan hasil kerjasama Margate House dan PT Media Desa. Di belakang PT Media Desa adalah pengusaha yang tercatat dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi majalah Globe Asia, Hasyim Djojohadikusumo. Hasyim adalah saudara dari Prabowo Subianto, calon wakil presiden dari partai Gerindra yang berpasangan dengan calon presiden Megawati Soekarnoputri dalam Pemilihan Presiden tahun 2009 yang baru lalu.

Biaya yang dikeluarkan untuk trilogi tersebut cukup fantastis untuk ukuran film Indonesia: 60 milyar rupiah. Jumlah dana tersebut memang sebanding dengan ambisinya untuk mampu menghadirkan film yang tidak kalah kualitasnya dengan film produksi Hollywood. Special effect diserahkan kepada Adam Howard, yang pernah menangani film “Saving Private Ryan”, “Harry Potter: Secret of the Sorcerer’s Stone” dan “Black Hawk Down”. “Saving Private Ryan” dan “Black Hawk Down” adalah film produksi Hollywood yang bergenre sama dengan film “Merah Putih”, yaitu berlatar belakang masa perang. Skenario ditulis oleh Rob Allyin, seorang jurnalis New York Times. Yadi Sugandhi sebelumnya adalah penata gambar untuk salah satu film terpopuler di Indonesia saat ini: “Laskar Pelangi”. Para aktor yang membintangi film ini juga cukup dikenal dalam More >

One Free Click untuk Membantu Sesama: Terobosan Marketing untuk Organisasi Non Profit

2

Istilah “One Free Click” hanya sekedar istilah yang saya, yang sedang belajar marketing dan sharing marketing ideas untuk menggambarkan terobosan marketing khususnya untuk organisasi non profit. Hanya dengan 1 kali klik ternyata kita sudah dapat ikut membantu berbagai Cause atau organisasi sosial sesuai pilihan kita. Cara ini akan mempunyai impact yang lebih luar biasa pada era horizontal seperti sekarang ini dengan bantuan media internet.

Bila Anda memperhatikan “widget” atau aplikasi kecil di frame sebelah kanan blog ini, maka terdapat informasi dari World Food Programme (WFP). Gerakan sosial dari WFP ini diperuntukkan untuk membantu memerangi kelaparan dan kemiskinan terutama di negara-negara berkembang. Bila Anda klik gambar atau informasi tersebut, maka Anda akan diarahkan untuk melihat satu informasi komersial dari sponsor. Dengan meluangkan waktu untuk satu kali klik dan melihat informasi komersial tersebut, maka sponsor akan memberikan donasinya dalam jumlah tertentu ke organisasi sosial tersebut (WFP).

Isn’it amazing? *at least it is for me*

social vibe

Salah satu bentuk social networking yang diberi nama “SocialVibe” ini bekerja sama dengan penyedia layanan blog (seperti wordpress), facebook, myspace, dan lain-lain. Pemilik blog bisa menggunakan “SocialVibe” tersebut hanya dalam 3 langkah mudah. Pertama memilih gerakan atau organisasi sosial yang ingin didukung, kedua memilih sponsor dan ketiga melakukan kustomisasi dari tampilan aplikasi tersebut. Sehingga More >

Go to Top