Posts tagged sharing marketing ideas

Di Balik Kasus Recall Toyota & Honda

3

Belum mereda, hingar bingar liputan kasus recall jutaan mobil Toyota, Honda juga memutuskan untuk melakukan recall terhadap hampir 950.000 kendaraannya karena permasalahan pada Airbag model Inflator Dual Igniter dan masalah pada power window system. Tetapi virus recall mobil ternyata belum berhenti. Bulan ini VW menyusul dengan menarik 200.000 mobil model Novo Gol dan Novo Voyage di Brasil karena bearing roda belakang yang sering kekurangan pelumas. Produsen mobil ternama asal Prancis, Peugeot Citroen juga menarik 97.000 mobilnya di Eropa dengan model Peugeot 107 and Citroen C1 karena permasalahan yang sama dengan Toyota, yaitu pedal gas yang tidak kembali ke posisi normal saat tidak diinjak. Selanjutnya Rabu, 10/02/2010 giliran Suzuki diberitakan berencana menarik 10.000 Suzuki Alto di China karena masalah pada penyaring udaranya yang menyebabkan resiko minyak menetes menjadi besar. ZVFYPM8YUMY3 .

Tetapi fokus masyarakat tetap tertuju pada kedua produsen mobil terbesar dari Jepang, Toyota dan Honda karena masifnya jumlah recall dan efek yang terjadi. Diberitakan detikOto pada hari Jumat 12/02/2010 Toyota menarik lebih dari 8,5 juta kendaraan. Efek domino pun dirasakan Toyota, mulai menurunnya penjualan hingga 20.000 pada bulan Januari tahun ini karena penurunan pada pekan terakhir. Harga jual mobil Toyota di pasar Amerika dan Eropa pun terus melorot, seperti dilaporkan oleh Business Week. Harga sahamnya pun ikut turun sampai 8% di NYSE pada awal Februari 2010.

“Pandemi” More >

Low Cost Carrier versi Jogja

5

Saat ini terdapat banyak low cost carriers di dunia. Beberapa yang terkenal antara lain Southwest Airlines, JetBlue Airways (Amerika Serikat), Air Asia (Malaysia), Flybe (UK), ValuAir (Singapura) atau Lucky Air (China). Di Indonesia kita mengenal Lion Air, Batavia Air, Indonesia AirAsia, dan lain-lain.

Kini di Yogyakarta atau juga dikenal dengan Jogja, kita bisa menemukan low cost carrier yang baru. Bukan maskapai penerbangan tetapi taksi yang menggunakan MPV (multi purpose vehicle) Daihatsu Xenia sebagai armadanya. Armada Taksi MPV ini diluncurkan mulai 28 Januari 2009 dengan tahap awal terdiri dari 28 unit mobil berwarna hitam dengan tulisan besar 373737 dan aksen garis merah di lambungnya.Angka tersebut adalah call center dari layanan taksi JAS dan Taksi Citra. Menurut informasi dari beberapa sumber, pada awalnya taksi ini sempat booming di Jogja karena merupakan alat transportasi nyaman dan hemat. Hemat bukan berarti tarifnya lebih murah dari taksi yang lain, tetapi dari sudut pandang penumpang, taksi ini mempunyai daya muat yang lebih banyak, baik dari sisi jumlah penumpang atau volume bagasi yang bisa ditampung. Dari sudut pandang pengelola taksi, jelas efisiensi biaya operasional dari konsumsi BBM sampai biaya pemeliharaan armada bisa diraih. Sebetulnya tarif yang lebih hemat bisa dipasang mengingat biaya yang bisa ditekan. Tetapi karena adanya regulasi mengenai layanan transportasi taksi yang berlaku, menyebabkan tarif yang dikenakan menjadi standar.

Kita bisa More >

Revolusi Layar Kaca

0

Dalam era pemasaran vertikal, media broadcast menjadi salah satu primadona. Slot iklan di televisi atau radio pada jam-jam yang disebut dengan “prime time” mempunyai nilai jual yang sangat tinggi. Efektivitas yang diharapkan dari promosi yang dipasang pada saat prime time pun begitu tinggi. Program televisi unggulan dengan rating tinggi pun sangat erat hubungannya dengan alokasi waktu saat prime time. Teknologi pada media yang berkarakter komunikasi satu arah menjadi salah satu faktor penentu kuatnya pengaruh prime time. Layar kaca pada ribuan dan bahkan jutaan pemirsa televisi menampilkan sajian yang sama, menyebabkan promosi yang ditampilkan pada prime time bisa menjangkau ribuan bahkan jutaan pemirsa, baik yang merupakan target pasar maupun yang bukan target pasar dari produk terkait.

Tetapi dengan perkembangan teknologi sekarang, ada satu hal yang berubah. Kini sajian program televisi yang hadir di masing-masing layar kaca pemirsa bisa berbeda-beda walaupun pada stasiun televisi dan waktu yang sama. Teknologi IP-TV salah satunya, mempunyai fitur TV on Demand, memungkinkan pelanggannya untuk memilih menonton acara yang disukainya pada waktu yang ditentukan sendiri. Teknologi siaran televisi digital yang saat ini sedang trial di Jakarta, juga mempunyai fasilitas merekam siaran yang dipilih dengan cara sangat mudah. Kondisi ini menyebabkan prime time semakin lurang efektif. Lunturnya kesaktian prime time pada media broadcast ini juga diakui oleh Presiden CNN Jon Klein pada More >

Kebut-kebutan Blackberry vs iPhone

Akhir-akhir ini saya banyak menemukan artikel marketing yang mengulas Nokia vs Blackberry. Tetapi dalam belajar marketing melalui studi kasus marketing kali ini saya lebih tertarik untuk sharing marketing ideas dalam kebut-kebutan antara Blackberry dan iPhone. Dari laporan lembaga riset Gartner, pada tabel di bawah ini,, tampak bahwa pertumbuhan di pasar Smartphone menjadi milik HTC, RIM dan Apple. Tetapi bila dilihat market share-nya, maka tampak ”perseteruan” paling seru terjadi antara RIM Blackberry dan Apple iPhone. Market leader masih menjadi milik Nokia, tetapi dengan pertumbuhan 4,4% atau jauh dari ketiga pesaing terdekatnya, maka bila tidak ada perubahan signifikan, posisinya di puncak akan semakin lemah.

Banyak hal unik bila kita mencermati kebut-kebutan penjualan antara RIM Blackberry dan Apple iPhone. Sehingga banyak hal bisa jadi bahan bagi kita untuk belajar marketing dan sharing marketing ideas melalui studi kasus marketing tersebut. Salah satunya, keduanya mengandung unsur buah-buahan di brand yang menjadi mesin pertumbuhannya. RIM mengusung buah Blackberry, sedangkan buah Apple merupakan corporate brand yang menaungi iPhone.

Hal unik berikutnya adalah bisnis model serupa yang dikembangkan keduanya, yang juga membedakannya dengan Nokia yang mulai keteteran dalam mengejar pertumbuhan para pesaingnya tersebut. Bisnis model Blackberry dan iPhone adalah bisnis yang menggabungkan device, network dan application atau content seperti yang pernah dibahas dalam More >

Go to Top